Thursday, 14 September 2017

WISATA KELENTENG SAM POO KONG

Seperti yang sudah kita ketahui baersama, bahwa Kelenteng Sam Poo Kong merupakan bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Legenda, Laksamana Tiongkok yang bernama Zheng He / Cheng Ho. Dan juga Tempat ini biasa disebut Gedung Batu, karena bentuknya merupakan sebuah Gua Batu besar yang terletak pada sebuah bukit batu. Terletak di daerah Simongan, sebelah barat daya Kota Semarang, Jawa Tengah.
Sudah menjadi ciri khas, Hampir di keseluruhan bangunan bernuansa merah khas bangunan China. Kini, tempat tersebut dijadikan tempat peringatan dan tempat pemujaan atau peribadatan serta tempat untuk berziarah. Untuk keperluan tersebut, di dalam gua batu itu diletakan sebuah altar, serta patung-patung Sam Po Tay Djien. Padahal laksamana Cheng Ho adalah Seorang Muslim, tetapi oleh mereka di anggap dewa. Hal ini dapat dimaklumi mengingat agama Kong Hu Cu atau Tau menganggap orang yang sudah meninggal dapat memberikan pertolongan kepada mereka.
Laiknya bangunan kelenteng, Kuil Sam Poo Kong yang terletak di Simongan, Semarang, ini juga didominasi warna merah. Sejumlah lampion merah tidak saja menghiasi kelentengnya, tetapi juga pohon pohon menuju pintu masuk lokasi kuil ‘mewah’ ini.
Terdapat Bangunan inti dari kelenteng ini, yaitu sebuah Goa Batu yang dipercaya sebagai tempat awal mendarat dan markas Laksamana Cheng Ho beserta anak buahnya ketika mengunjungi Pulau Jawa di tahun 1400-an. Goa Aslinya tertutup longsor pada tahun 1700-an, kemudian dibangun kembali oleh penduduk setempat sebagai penghormatan kepada Laksamana Cheng Ho yang melegenda tersebut.
Sekarang, di dalam goa tersebut terdapat Patung Cheng Ho yang dilapisi emas dan digunakan untuk ruang sembahyang dalam memohon doa restu keselamatan, kesehatan dan rejeki. Selain bangunan inti goa batu tersebut, yang dindingnya dihiasi relief tentang perjalanan Cheng Ho dari daratan China sampa ke Jawa, di area ini juga terdapat satu kelenteng besar dan dua tempat sembahyang yang lebih kecil.
Area tempat peribadatan tersebut dinamai sesuai dengan peruntukannya, yaitu kelenteng Thao Tee Kong yang merupakan tempat pemujaan Dewa Bumi untuk memohon berkah dan keselamatan hidup. Sedangkan tempat pemujaan Kyai Juru Mudi berupa makam juru mudi kapal yang ditumpangi Laksamana Cheng Ho.
Sedangkan Tempat pemujaan lainnya dinamai kyai Jangkar, karena di sini tersimpan jangkar asli kapal Cheng Ho yang dihias dengan kain warna merah pula. Di sini digunakan untuk sembahyang arwah Ho Ping, yaitu mendoakan arwah yang tidak bersanak keluarga yang mungkin belum mendapat tempat di alam baka.
Kemudian ada tempat pemujaan Kyai Cundrik Bumi, yang dulunya merupakan tempat penyimpanan segala jenis persenjataan yang digunakan awak kapal Cheng Ho, serta Kyai dan Nyai Tumpeng yang mewakili temapt penyimpanan bahan makanan pada era Laksamana Cheng Ho.
Mungkin Karena seluruh area lebih dimaksudkan untuk sembahyang, tidak semua orang boleh memasukinya. Bangunan kuil, baik yang besar maupun yang kecil dipagari dan pintu masuknya dijaga oleh petugas keamanan. Hanya yang bermaksud sembahyang saja yang diijinkan masuk sedangkan wisatawan yang ingin melihat lihat bisa melakukan dari balik pagar.
Semenjak Renovasi besar besaran pada medio 2002 dan selesai pada tahun 2005, yang menelah biaya sekitar 20 miliar, Sam Poo Kong menarik perhatian lebih banyak orang untuk berkunjung. Di halaman yang cukup luas di depan kelenteng, terdapat sejumlah patung, termasuk patung Laksamana Cheng Ho, yang cukup menarik untuk dinikmati. Di sinilah atraksi atraksi kesenian berupa tari tarian, barongsai atau bentuk kesenian lain digelar untuk memperngati hari hari bersejarah yang berhubungan dengan Cheng Ho atau budaya tiongkok.
#AKAtrans Blora, Selau menyediakan layanan Transportasi yang Aman dan Nyaman. Tentunya juga Murah, Mudah dan Menguntungkan.

Tuesday, 5 September 2017

WISATA KULINER MADURA

#AKAtrans BLORA Jikalau Kita pernah mengunjungi Pulau Garam, Madura, sudah pasti tentunya Kita tidak akan pernah lupa untuk mengunjungi dan menikmati salah satu kabupaten di Madura yang satu ini. Ya, Namanya adalah Kabupaten Bangkalan. Kabupaten yang cantik ini terletak di ujung paling barat Pulau Madura, berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Sampang di timur serta Selat Madura di selatan dan barat.
Semenjak diresmikannya Jembatan Suramadu, Kabupaten Bangkalan ini menjadi gerbang utama Pulau Madura serta menjadi salah satu destinasi wisata pilihan di Provinsi Jawa Timur, baik dari keindahan alamnya, budaya, dan tentu saja juga wisata kulinernya. 
Oh, Wisata kuliner? Yap! Siapapun pasti sudah menyangka bila di Bangkalan, Madura ini terdapat surga kuliner yang aduhai. Mari kita kunjungi beberapa kuliner khas Pulau Madura yang berada di daerah Kabupaten Bangkalan ini.
BEBEK SINJAY
Semua sudah mahfum, Bahwa Kuliner yang satu ini sudah menjadi incaran pecinta kuliner seantero Nusantara, khususnya pecinta kuliner bebek. Bahkan setiap harinya, kunjungan pelanggan dari Surabaya rela menyeberang ke Madura hanya untuk menikmati kuliner yang sensaional ini. Bebek Sinjai dinikmati dengan nasi hangat dan sambel pencitnya pasti akan menggugah dan menggoyang lidah kita berada di. Lokasi yang strategis di sisi Jalan Raya Ketengen No. 45, Bangkalan. Sangat mudah untuk dijumpai.
 KALDU KOKOT
Nah, kita Biasanya makan Sop itu yang berkuah segar dan berisi sayuran serta daging. Akan tetapi, di Bangkalan ada sop yang terbuat dari kacang hijau yang dimasak dengan bumbu rempah dan disajikan dengan potongan kikil. Dan yang membuat unik, menu ini dalam penyajiannya ditambah dengan bumbu petis dan kacang ulek. Kita bisa menemukan kuliner unik nan lezat yang satu ini di Jl. Arif Rahman No. 13, Bangkalan.
 SOTO MATA SAPI
Bagi kita yang suka dengan kuliner nan ekstrem, maka kita bisa mencoba soto mata sapi yang ada di Bangkalan ini. Soto ini menggunakan mata sapi utuh yang masih terbalut tulang. Soto mata sapi ini dibuat dengan bumbu rahasia dan disajikan dengan kuah soto dan juga diberi irisan daging sapi. Kebayang kan bagaimana lezatnya..?
Ya, Meskipun kelihatannya rada aneh dan mengerikan, namun rasanya sangat lezat. Soto ini sangat nikmat dimakan ketika masih hangat dengan sambal yang pedas. yang menjual Soto mata sapi nan ekstrem ini berlokasi di Jalan Raya Burneh Bangkalan.
 NASI SERPANG BANGKALAN
Sudah jadi rahasia umum, kalau Nasi Serpang ini merupakan makanan yang lezat yang dimasak dengan perpaduan rempah sehingga rasanya unik. Nasi serpang ini biasanya disajikan dengan berbagai lauk, seperti ikan laut hingga daging. Yang menjadikan menu ini khas adalah menu ini disajikan dengan ditambah kerupuk rambak bumbu rujak.
 Buat pecinta kuliner yang ingin membuktikan, silahkan meluncur ke Lokasi yang menjual menu ini berada di Jl. Panglima Sudirman, Bangkalan.
 TAJIN SOBIH BANGKALAN
Lidah pecinta Kuliner Nusantara akan tergoda dengan masakan yang satu ini. Makanan ini merupakan kuliner yang sajiannya hampir mirip dengan bubur. Namun, yang menjadikan kuliner ini berbeda adalah bubur yang disajikan ini memiliki rasa yang enak dan dominan manis. Tempat yang pas untuk mencicipi kuliner ini berada di Jl. RE. Martadinata 24 Bangkalan.
 TOPAK LADEH BANGKALAN
Nyam.. Nyam.. Makanan ini disajikan dengan kuah santan yang kental dan juga dengan rasa yang enak dan gurih. Biasanya Topak Ladeh ini disajikan dengan ditemani lontong ataupun ketupat yang sudah dipotong. Lokasi yang cocok untuk menemukan topak ladeh yang enak ini ada di Pasar Senen Bangkalan.
 SATE MADURA
Mungkin hampir pecinta kuliner seantero jagad, sudah tahu dan menjadi penikmat kuliner khas Madura ini. namun jika kita ingin mencoba di tempat asalnya sebaiknya mampir ke Aloon-Aloon Bangkalan. Di sana kita akan menemukan banyak penjual makanan khas nan menggoda ini.
 #AKAtrans Blora, menyediakan layanan Transportasi yang Aman dan Nyaman. Murah, Mudah dan Menyenangkan.

Saturday, 15 July 2017

WISATA HUTAN PINUS MANGUNAN YOGYA

Bagi penikmat wisata, destinasi yang tak mainstream kadang membawa kenangan dan keasyikan tersendiri. Setelah mungkin merasa agak boring dengan wisata yang itu-itu saja, mungkin kita bisa mencoba destinasi wisata yang cukup unik dan menarik. Seperti Spot wisata yang berada di kawasan Bantul, Yogyakarta ini. Orang mengenalnya dengan sebutan Hutan Pinus Mangunan.

Hutan Pinus Mangunan, begitulah ia biasa dipanggil,  adalah bagian dari hutan di kawasan RPH (Resort Pengelolaan Hutan) Mangunan yang ditumbuhi tanaman Pinus merkusii ini disebut. Lokasinya yang bisa ditempuh searah dengan situs makam Raja-Raja Imogiri membuat banyak orang salah menyebutnya menjadi Hutan Pinus Imogiri, terutama wisatawan yang berasal dari luar Jogja. Padahal secara administratif hutan pinus ini tidak termasuk kawasan Imogiri.

Dahulu, Sebelum menjadi salah satu destinasi wisata, hutan di kawasan Mangunan adalah sebuah tanah tandus yang kemudian direboisasi. Tak hanya pinus, jenis pohon lain seperti mahoni, akasia, kemiri dan kayu putih juga ditanam di lahan yang luasnya kurang lebih 500 Hektar ini. Kini kawasan Mangunan, terutama bagian yang ditanami pohon pinus tak hanya berfungsi sebagai hutan lindung namun juga dikelola sebagai salah satu tujuan wisata.

Berbagai fasilitas wisata seperti gardu pandang, panggung pertunjukan yang menyatu dengan alam, kamar mandi umum, mushola dan warung-warung sederhana pun telah di bangun di kawasan wisata ini. Tak hanya suasana hutan nan asri yang menarik perhatian banyak wisatawan, keberadaan sumber mata air Bengkung yang dipercaya oleh masyarakat sekitar sebagai lokasi pertapaan Sultan Agung Hanyakrakusuma pun menarik para peziarah untuk datang berkunjung. Untuk menemukan situs mata air yang kemudian dibangun pemerintah Belanda, sekitaran pada tahun 1925 hingga 1930 ini ada beberapa jalan yang bisa ditempuh, bisa dengan trekking dari tempat parkir menembus hutan yang rapat mengikuti jalur outbond Watu Abang atau jalan melingkar yang lebih jauh namun bisa ditempuh dengan sepeda atau sepeda motor traill.
Ketika kita sudah menjejakkan kaki di tanah yang sebagian besar tertutup daun pinus kering bak permadani, sinar matahari semakin menanjak tinggi dan terlihat mulai mengintip dari sela-sela batang pinus. Sinarnya yang menghangatkan mau tak mau mengusir dingin yang menemani semenjak kita tiba. Celotehan segerombolan anak muda yang diselingi dengan tawa mulai mengisi keheningan yang tadinya hanya berisi suara gesekan dedaunan. Tak perlu waktu lama, beberapa dari mereka mulai asyik selfie maupun wefie dan mengabadikan gaya menggunakan smarphone. Beratraksi di atas batang-batang pinus yang telah bertransformasi menjadi bangku-bangu sederhana atau duduk di ayunan dengan pose unik yang khas.

Disini, Suasana hutan pinus yang selalu disebut-sebut seperti hutan di Forks atau kota-kota kecil lain di Evergreen State dalam sebuah film produksi Hollywood menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta fotografi dan penggila selfie. Hingga tak heran hutan pinus ini sering didatangi untuk keperluan fotografi termasuk pre-wedding. Selain view deretan pohon pinus yang mempercantik background foto, ada filosofi menarik tentang pohon pinus sebagai lambang cinta orang Korea. Menurut mereka, pohon pinus yang berbatang tegak lurus adalah simbol cinta yang lurus dan tidak bercabang-cabang. Sedangkan daun pinus yang selalu hijau diibaratkan sebagai cinta yang tak pernah berakhir. 

Dihutan pinus mangunan ini, kita bisa leluasa untuk menikmati suasana hutan dalam ayunan hammock di bawah kanopi dedaunan pinus. Gemeresik gesekan daun dan ranting menjadi simfoni alam yang mampu melelapkan semua orang ke dalam khayalan. Suasana tenang di Hutan Pinus Mangunan mampu melenyapkan semua beban serta kerumitan yang memenuhi lorong-lorong pikiran dan keruwetan aktifitas di kota. 

#AKAtrans Blora, menyediakan layanan Transportasi yang Aman dan Nyaman. Juga Murah,  Mudah dan tentunya juga sangat menyenangkan. 

Friday, 14 July 2017

WISATA GUNUNG API PURBA NGLANGGERAN

Bagi yang suka Wisata Adventure juga Wisata Geologi,  ada destinasi Wisata yang cukup ideal untuk memuaskan hasrat sekaligus mengundang andrenalin. Ya,  Gunung Api Purba Nglanggeran yang terletak di wilayah Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta adalah jawabanya. 

GunungApi Purba  ini adalah gunung berapi yang aktif puluhan juta yang lalu, sekitar 60 – 70 juta stahun silam dan sekarang gunung ini dinyatakan sudah tidak aktif lagi. Gunung ini berbentuk bongkahan batu andesit raksasa membentang sekitar 800 meter dan setinggi 300 meter ini mulai banyak menarik perhatian para wisatawan. Setelah pengunjung sampai di lokasi, untuk beristirahat sudah disediakan pendopo yang berbentuk joglo yg cukup unik. 

Tentunya, Panorama wisata yang ditawarkan di pegunungan Nglanggeran ini meliputi Sunrise dan sunset matahari dan terbitnya bulan pada malam hari, jutaan bintang yang tersebar dilangit dapat kita nikmati pada malam hari, panjat tebing atau rock climbing yang menantang, keindahan alam berupa deretan pegunungan dan perkampungan penduduk yang menarik.

Selanjutnya, Tak jauh dari joglo tersebut kita akan menemukan 3 bangunan gardu pandang yang dapat digunakan untuk mengexplorasi pemandangan alam di gunung ini dari arah ketinggian. Gunung ini ternyata mempunyai beberapa macam gunung lagi di dalamnya yang mempunyai nilai sejarah dan historis yang tinggi.

GUNUNG KELIR

Gunung ini berbentuk menyerupai kelir dan diyakini merupakan tempat tinggal dari Ongko Wijoyo dan Punakawan.

SUMBER AIR COMBERAN

Sumberber Air Comberan ini merupakan mata air yang tidak pernah surut walaupun musim kemarau. Ditempat itu terdapat tempat pemujaan dan pertapaan yang digunakan oleh orang –orang terdahulu.

GUNUNG GEDHE

Gunung ini merupakan gunung terbesar di antara pegunungan lainnya di pegunungan Nglanggeran. Para pendaki banyak menggunakan tempat ini sebagai tampat mengadakan aktifitas dan berkemah. Panorama akan sangat indah berada di tempat ini karena merupakan gunung tertinggi dan strategis yang berada di tenggah gunung Nglanggeran.

GUNUNG BONGOS

Gunung ini berwarna hitam seperti arang tempat meletakkan blencong.

GUNUNG BLENCONG

Gunung ini menyerupai blencong yang dipakai untuk lampu atau penerangan kyai Ongko Wijiyo saat bersama Punokawan.

GUNUNG BUCHU

Gunung ini berbentuk lancip yang konon berasal dari puncak gunung merapi yang dipindah oleh punokawan. Gunung tersebut dibawa ke desa Kemadang Gunungkidul dipikul memakai kayu jarak, dan berhubung ditempat itu ada sumber air sebesar dandang maka gunung tersebut ditanam di tempat yang namanya sedandang. Gunung yang berbentuk lancip ini sering digunakan para pecinta alam dan pemanjat tebing. Sampai saat ini tercatat baru 3 team yang mampu menancapkan bendera di puncak gunung Buchu.

TLOGO WUNGU

Konon yang dapat melihat keberadaan tlogo ini adalah orang yang benar-benar bersih dan melakukan prihatin akan mengetahui yang terletak di sebelah timur gunung Nglanggeran. Konon tlogo tersebut merupakan pemandian bidadari, jika berhasil melihat tlogo tersebut akan mendapat canthing emas dan tlundak emas.

TLOGO MARDHIDO

Tlogo tersebut konon diyakini sebagai tempat pemandian kuda sembrani tunggangan bidadari. Konon di situ terdapat bekas tapak kuda Sembrani yang membekas di batu.

TALANG KENCONO

Konon sebagai talang air dari tlogo Mardhito hingga ke Jimatan Kotagedhe Yogyakarta.

PAMEAN GADHUNG

Menurut mitos pohon gadhung ini ujungnya sampai puncak gunung merapi. Kawasan ini sekarang ini banyak dihuni oleh monyet, kelelawar dan ular.

Ada beberapa legenda yang lain merupakan misteri yang unik di pegunungan Nglangeran ini. Diantaranya adalah masyarakat yang tinggal di puncak gunung ini, KK nya atau kepala saja. Jadi sampai saat ini rumah yang berada di tempat ini hanya terdiri dari hanya tujuh rumah saja.

#AKAtrans Blora, Menyediakan layanan transportasi yang Aman dan Myaman. Sekaligus Murah, Mudah dan Menyenangkan juga Menguntungkan. 

Thursday, 13 July 2017

WISATA PANTAI INDRIYANTI YOGYA

Ini dia, satu lagi wisata pantai di kawasan DIY yang patut kita kunjungi dari Kabupaten Gunungkidul. Pantai Indrayanti, begitu masyarakat setempat ataupun kalangan wisatawan biasa menyebut pantai yang indah dan romantis ini.

Memang, Nama pantai ini terdengar sedikit agak aneh, sebab namanya lebih mirip nama wanita khas Jawa. Pantai yang terletak di Dusun Ngasem, Desa Tepus, Gunungkidul ini berdekatan juga dengan destinasi populer lainnya di Gunungkidul Jogja, seperti Pantai Baron dan Pantai Krakal dan sejumlah Pantai di sepanjang kawasan ini. 

Letak lokasi Pantai Indrayanti Gunungkidul terdapat tepat di sisi timur Pantai Sundak. Keduanya dibatasi oleh perbukitan karang. Pantai Indarayati menawarkan keindahan panorama yang unik dibanding pantai-pantai lain di Gunungkidul. 

Tidak hanya bentangan pasir putih yang mempesona atau megahnya perbukitan batuan karang, jernihnya air laut yang terlihat biru bersih seolah mengajak kita, para wisatawan untuk berenang dan berbaur di dalamnya.

Hamparan Air laut di Pantai Indrayanti ini memang sungguh bersih, jernih, dan alami karena belum terkontaminasi oleh aneka limbah. Inilah sebab para penikmat perjalanan selalu menyukai untuk berenang dan bermain-main air di Pantai Indrayanti tersebut. 

Penyematan nama Pantai Indarayanti Gunungkidul ini diambil dari nama pemilik sebuah restoran yang ada di kawasan tersebut. Hal ini berawal dari papan nama “Indrayanti” yang terpampang di depan restoran sehingga kemudian orang dan wisatawan setempat lebih mengenal pantai tersebut sebagai Pantai Indrayanti.

Penyebutan nama ini juga sempat mengundang sedikit kontroversi karena pemerintah daerah Kabupaten Gunungkidul telah memberi nama pantai tersebut, dengan nama resmi Pantai Pulang Syawal. Tetapi, nama Indrayanti terlanjur familiar di telinga masyarakat lokal maupun wisatawan. Dan Pada akhirnya, pantai di Yogyakarta yang terkenal paling bersih ini lebih populer dengan sebutan Pantai Indrayanti.

Peran aktif pihak swasta yang turut ambil bagian dalam pengelolaan Pantai Indrayanti Gunungkidul cukup membawa dampak positif. Hal ini dapat terlihat dari keseluruhan kawasan pantai yang terja kebersihannya, bahkan hingga sepanjang garis pantai bebas dari sampah.

Hal ini bukan tanpa sebab. Pihak pengelola pantai tak segan-segan menjatuhkan denda atau hukuman pada para pengunjung yang membuang sampah sembarangan. Inilah salah satu alasan di balik kebersihan Pantai Indarayanti Yogyakarta tersebut.

Keindahan, Kenyamanan dan kebersihan adalah misi pengelola untuk menjaga agar kawasan wisata Pantai Indrayanti tidak kotor. Sebuah hal yang tentu saja patut diteladani oleh banyak kawasan wisata alam dan pantai di Indonesia. Ini turut pula menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran diri para wisatawan untuk tidak hanya memuaskan ego wisata semata, tetapi ikut serta menjaga kebersihan alam.

Dan tentunya juga Tak kalah dengan Pantai Parangtritis atau Malioboro yang lengkap dengan hidangan kulinernya, objek wisata Pantai Indrayanti Gunungkidul juga menawarkan serangkaian hidangan yang menggugah selera. Masakan khas Jawa khususnya Yogya tersedia di deretan stand kuliner disisi Pantai. 

Di kawasan destinasi ini, kita tak hanya dimanjakan oleh keindahan wisata pantai, tetapi juga dapat secara leluasa menikmati aneka kuliner yang ada di sana. Anda dapat menemukan sajian nasi goreng, bakso, soto, Gudeg, dan lain-lainnya. Tetapi tentu saja menu yang disajikan lebih didominasi oleh hidangan laut mengingat lokasinya yang berada di kawasan pantai. Penasaran kan..? Tunggu apalagi.. 

#AKAtrans Blora, Menyediakan layanan transportasi yang Aman dan Nyaman. Juga Murah, Mudah, Menyenangkan serta Menguntungkan.

Saturday, 24 June 2017

ANEKA WISATA GOA

Siapa yang tak tak takjub dengan Keindahan dan Eksotisme Alam Indonesia yang terbukti menghasilkan ribuan tempat wisata alami yang bisa disambangi. Nggak hanya pantai, gunung, dan lautan, Indonesia juga punya wisata alam goa yang sangat eksotis. Saking eksotisnya, beberapa wisata goa ini dinobatkan sebagai goa terindah di Asia Tenggara, bahkan salah satu yang terindah di dunia.
SEKUMPULAN GOA DI PANGKEP, SULSEL
Destinasi Wisata Goa yang satu ini memang nggak bisa disebut satu per satu layaknya objek wisata goa lainnya. Pasalnya di dalam kawasan karst yang membentang seluas 43.750 hektare ini terdapat 268 goa di dalamnya. Amazing! Kawasan karst ini terletak di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung membentang dari Kabupaten Maros hingga Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Pangkep. Gugusan karst berbentuk tower ini merupakan karst terbaik kedua setelah karst di Guangzhou, China.
GOA BARAT
Goa Barat terletak di Kecamatan Ayah, Kebumen. Goa Barat memiliki julukan masyhur sebagai Goa 100 Air Terjun. Meski belum pernah dihitung tepat, julukan Seratus Air Terjun itu bisa menyimbolkan bahwa jumlah air terjun di goa ini sangatlah banyak. Aneka air terjun ini berketinggian dari 0,5 hingga 10 meter. Air terjun ini menjadi jalur tirta dari mata air di kedalaman karst hingga keluar menjadi sungai di permukaan.
GOA PINDUL
Ternyata Selain Goa Jomblang, Yogyakarta punya satu goa lagi yang nggak kalah indah, yaitu Goa Pindul. Goa Pindul menawarkan sensasi berbeda ketika menjelajahi di dalamnya. Kita akan diajak menggunakan ban pelampung untuk menyusuri sungai yang terdapat di dalam goa. Aliran sungai ini akan membawa kita menelusuri goa dengan panjang 350 meter. Keindahan dinding goa, dan jernihnya air sungai membuat goa ini menjadi tempat favorit para wisatawan ketika berkunjung ke Yogyakarta.
GOA MAHARANI
Obyek yang Terletak di Lamongan, Jawa Timur ini memiliki keindahan stalaktit dan stalagmit dalam Goa Maharani sudah diakui sebagai salah yang terunik di dunia. Hal ini karena stalaktit dan stalagmit di goa ini masih terus tumbuh dan memancarkan cahaya warna-warni saat terkena cahaya. Oleh karena keindahannya, tak jarang para wisatawan menyamakan goa ini dengan Goa Altamira di Spanyol, Goa Mamonth di Amerika Serikat, dan Goa Carlsbad di Prancis.
GOA SELARONG
Mungkin, Goa Selarong yang terletak di Bantul, Yogyakarta ini nggak memiliki pemandangan seindah goa lainnya. Namun sisi sejarah yang terdapat di Goa Selarong, menjadikan tempat wisata ini menarik untuk dikunjungi. Dalam sejarahnya, goa yang terbentuk di perbukitan batu padas ini digunakan sebagai markas gerilya Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa melawan tentara Hindia Belanda. Ketika itu Pangeran Diponegoro terpaksa pindah ke Goa Selarong setelah rumahnya di Tegalrejo, Yogyakarta diserang dan dibakar habis oleh Penjajah Belanda.
Selain sisi sejarahnya yang menarik, tempat wisata ini terletak di puncak bukit yang ditumbuhi banyak pohon rindang. Selain itu, di sekitar Goa Selarong juga terdapat pengembangan objek agrowisata dengan buah kelengkeng sebagai daya tarik utama.
GOA JAJAR
Goa Jatijajar adalah goa alam yang terletak di Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah, Kebumen. Goa ini terbentuk dari batu kapur dan ditemukan pada tahun 1802. Saat di dalam, kita  bisa melihat banyaknya ornamen stalaktit, stalagmit, dan tiang-tiang kapur. Di sisi lain kita juga bisa melihat delapan buah diorama dan 32 patung yang dipasang di dalam goa. Ke 32 patung tersebut menceritakan kisah tentang Raden Kamandaka yang dikemudian hari lebih dikenal sebagai Lutung Kasarung.
GOA GONG
Mungkin Kita sudah banyak yang tahu, bahwa Pacitan punya julukan sebagai Kota 1001 Goa karena banyaknya lokasi wisata goa di sana. Namun ada satu goa yang menjadi kebanggaan masyarakat Pacitan, yakni Goa Gong. Terletak di Desa Bromo, Kecamatan Punung, Pacitan, goa ini memiliki keunikan tersendiri yang nggak dimiliki goa lainnya. Suara khas seperti gong gamelan dari stalaktit dan stalagmit ketika dipukul akan menggema di dalam goa. Jadi selain panoramanya yang indah, goa ini juga bersuara dengan indah. Nggak salah kalau goa ini disebut sebagai yang terindah di Asia Tenggara.
GOA TABUHAN
Seperti kita ketahui, Selain Goa Gong, Pacitan juga memiliki Goa Tabuhan yang nggak kalah eksotis. Di dalam Goa Tabuhan, kita dapat menemukan seniman gamelan lokal memainkan alunan musik gamelan namun bukan menggunakan alat gamelan pada umumnya, melainkan menggunakan stalaktit dan stalagmit yang dipukul. Keindahan suaranya membuat kita sulit percaya jika suara yang dihasilkan berasal dari batuan yang tercipta dari proses alam selama ribuan tahun
GOA PETRUK
Goa Petruk yang menawarkan eksotisme tersendiri. Di dalam goa ini Kita bisa melihat stalaktit dan stalagmit yang memiliki bentuk beraneka ragam. Goa dengan tiga tingkat ini memiliki dinding yang basah dan lembab serta terdapat sungai yang mengalir di dalamnya.
GOA JOMBLANG
Tak ada yang memungkiri bahwa Yogyakarta memang memiliki banyak sekali wisata alam yang memesona. Kali ini lewat wisata goa, Yogyakarta menawarkan sebuah keindahan goa lewat Goa Jomblang. Goa yang terletak di Semanu, Gunungkidul, Yogyakarta ini dikenal sebagai salah satu goa jenis vertikal paling indah di Indonesia. Karena berbentuk vertikal, kita yang ingin menjelajah diharuskan menggunakan peralatan caving vertikal dengan teknik single rope dan instruktur yang berpengalaman.
Don’t Worry, karena semua perjuangan akan terbayar ketika kita tiba di dasar goa. Kita akan takjub melihat hutan purba yang tumbuh rimbun di bawah sana. Ditambah lagi cahaya matahari yang menerobos masuk ke dalam goa, menambah keindahan goa ini.
#AKAtrans Blora, menyediakan layanan transportasi yang Aman dan Nyaman. Murah, Mudah dan Menyenangkan.